Sambei anak kelawan ganai

Dalam tradisi suku rejang dikenal dengan nama nyambie, nyambie ini dilakukan saat berkejei ( Tari kejei) ketika bujang dan gadis menari kejei dengan diiringi musik kejei, tiba-tiba musik kejei berhenti disaat itulah dilakukan nyambie antara bujang dan gadis. lirik sambei anak kelawan ganai
Eeeeeeeeeeeeeeeeeee langEeeeeeeeeeeeeeeeeeee

Eee..pata tangai

Eee lang pengeran bingin

Eee pata melopon

Ee gedung siri

Eeeee terbitlah ni dari mojopahit

eeeejak situ temetu asal sambai

eeejak sane terbit teburung asal gannai

makin ade bejolok

eeeee Anak sambai

eee anak sambai kelawan gannai

anak kepuk kelawan tari

ee anak adat kelawan hukum

anak minyak kelawan buri

anak bedak kelawan pupur

anak gadis kelawan bujang

eeeeeee anak bujang 40

uuus uku anak gadis 16 talen

anak bujan 40 suku rindu

hergaaan gadis 16 teburung talen dendam

eeeeaaaiiii.....ayam besuk rambai

auuu remas name ceret tengah gelangan

Adik bungsu kuajak cemas

ku andak tengah gelangan

eebutang nandakutang

piutang deregan esanan gawen

eee anak bujang kune tun nian

masang sifat lawan

ee petali sifat benar teburung

betali lurus

aeeee putus lah bedeting betali

auuu regung sawi biring terbang luput

ingaklah nergiin name kayu

ati bikin tunjuk beujud

eellaa tabik senuli

bekate selabarlah ringit sepanggung

setabiklah pesirah ulu lurah

setabiklah pegawai panggung tengah

setabiklah mamak nunggu dusun

setabiklah bibik nunggu rumah

ela betanding nyebrang

ulu laut kumbang lah menati atas gunung

mandang angin ade betiup

mandang embun ade belabuh

mandang angin ade merindu

mandang mbun ade bedendam

eee

dendam dimane teburung sampai lagi

dalam bahasa sambei ( nyambei ) dibagi menjadi tiga bagian pertama berisi puja dan puji
adapun terbitnya asal sambai kelawan gandai adalah terbit dari mojopahit

jak situ temetu asal sambai jak sane terbit asal gandai

makin ade anak sambai kelawan ganai

anak kepuk kelawan tari

anak gadis kelawan bujang

anak bedak kelawan pupur

anak adat kelawan hukum

anak minyak kelawan buri

masang sifat lawan petali

sifat benar betali lurus

kedua merupakan bagian meminta dan memberi maaf kepada yang menonton
stabik nuli bekate ( maaf saya berberbicara ) selabar ringit sepanggung ( semua yang barada di panggung ) setabik pasirah ulu lurah ( setabik ke pada pesirah / kapala marga ) walaupun mamak nunggu dusun atau bibik menunggu rumah itu merupakan tempat bermaaf semua
dan bagian ketiga berupa pantun antara bujang dan gadis
katanya sama2 menyeberang laut kumbang menanti di atas gunung memandang angin ada betiup memandang embun ada belabuh memandang angin ada merindu memandang mbun ada bedendam demdam dimana sampai lagi
ketika bujang mengucapkan pantun tersebut maka si gadis akan menyambutnya dengan sambei pengela. source : rekaman sambei oleh Kartomi Margaret J
Kartomi. Januari 1981 Curup,Kabupaten Rejang Lebong Bengkulu,Monash University

0 komentar:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...